Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Blender – Sejarah, Fitur, Kelebihan, Kekurangannya

Pengertian Blender – Sejarah, Fitur, Kelebihan, Kekurangannya

Apa itu Blender

Blender merupakan sebuah perangkat lunak grafika 3D yang digunakan untuk membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D interaktif, dan permainan video. Umumnya Blender dikenal luas oleh masyarakat sebagai paket pembuatan 3D gratis dengan sumber terbuka. Blender sangat cocok untuk individu atau studio kecil yang ingin mendapatkan keuntungan dari pipeline terpadu dan proses pengembangan yang responsif.

Software ini juga dapat digunakan pada beberapa sistem operasi, misalnya Windows, macOS, dan Linux. Memang pada kenyataannya banyak software animasi 3D yang dapat digunakan, meski demikian Blender tetap menjadi software animasi 3D terbaik. Hal tersebut memang tidak dapat dipungkiri, mengingat Blender menyediakan beragam fitur yang menarik bagi penggunanya.

Sejarah Blender

Sejarah panjang perkembangan Blender berawal pada tahun 1988-an, ketika Ton Roosendaal mendanai sebuah perusahaan yang bergerak dibidang animasi dengan nama NeoGeo. Pada saat itu, NeoGeo sangat berkembang dengan pesat sehingga menjadi perusahaan animasi terbesar di Belanda. Namun pada tahun 1995, muncullah perangkat animasi yang bernama Blender.

Kemudian pada tahun 1998, Ton Roosendaal mendirikan perusahaan yang bernama Not a Number (NaN) dengan tujuan untuk mengembangkan dan memasarkan Blender lebih jauh lagi. Cita-cita NaN pada saat itu adalah untuk menciptakan sebuah perangkat lunak animasi 3D yang padat, lintas platform yang gratis dan dapat digunakan oleh masyarakat pengguna komputer secara umum.

Setelah melalui lika-liku perjalanan yang sulit dan tidak ingin Blender hilang ditelan waktu begitu saja. Akhirnya Ton Roosendaal mendirikan organisasi nirlaba yang diberi nama Blender Foundation. Tujuan utama terbentuknya organisasi ini adalah terus mempromosikan dan mengembangkan Blender sebagai proyek sumber terbuka.

Fitur Utama Blender

Sebagai software animasi 3D terpopuler di dunia, Blender menghadirkan beragam layanan serta fitur unik yang mampu mempermudah dan mempercepat pengguna dalam membuat animasi 3D. Misalnya seperti Modifier, Animation, Motion Tracking, dan lainnya yang dapat pengguna simak berikut ini.

1. Modifier
Modifier merupakan sebuah operasi otomatis yang mempengaruhi objek dengan cara tidak merusak. Dengan fitur ini, pengguna dapat melakukan banyak efek secara otomatis untuk diperbarui secara manual dan tanpa mempengaruhi geometri dasar objek pengguna.

2. Seamless Sculpting
Dengan Digital Sculpting (alat pahat digital), pengguna diberikan kekuatan dan fleksibilitas yang dibutuhkan dalam beberapa tahap jalur produksi digital. Misalnya pengguna dalam keadaan mendesain karakter, dan eksplorasi atau desain lingkungan.

3. Animation
Animasi dalam Blender merupakan fitur di mana membuat suatu objek bergerak atau berubah bentuk seiring waktu. Dengan fitur ini pengguna dapat mengubah posisi, orientasi atau ukuran objek sesuai waktu yang telah ditentukan. Selain itu, dapat juga membuat objek bergerak berdasarkan pergerakan objek lain.

4. Motion Tracking
Blender menampilkan kamera siap produksi dan pelacakan objek, di mana memungkinkan pengguna untuk mengimpor rekaman mentah, melacaknya, menutupi area, dan merekonstruksi pergerakan kamera secara langsung dalam adegan 3D.

5. Scripting
Tidak jarang pengguna mengetahui bahwa Blender hadir dengan beragam ekstensi yang dapat diaktifkan atau nonaktifkan dengan mudah. Tentunya dengan adanya ekstensi ini, pengguna akan diberikan kemudahan dalam mengerjakan proyek yang akan dibuat. Beberapa ekstensi tersebut meliputi, generator (pohon, medan, awan), benda fraktur, 3D Printing Toolbox, perkuat sistem meta-rigging, impor dan ekspor dukungan format (After Effects, DirectX, Unreal Game Engine) dan masih banyak lagi.

6. Interface
Dan yang paling menarik adalah pengguna dalam menyesuaikan tata letak mereka sepenuhnya. Misalnya dengan membagi viewport, atau menyesuaikan dengan scrips python. Sementara itu, Blender juga menawarkan konsistensi di semua platform, tidak ada jendela pop-up yang mengganggu, serta dukungan untuk tampilan hi-dpi.

Kelebihan dan Kekurangan Blender

Tentunya banyak alasan mengapa banyak orang lebih memilih software Blender sebagai media untuk membuat animasi 3D mereka. Hal ini memang tidak mengherankan, karena Blender menyediakan banyak sekali kelebihan dalam software ini. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga, apabila software ini memiliki kekurangan yang dimiliki. Berikut kelebihan dan kekurangan dari Blender yang perlu pengguna ketahui.

Kelebihan

  • Gratis. Pada dasarnya Blender merupakan salah satu software animasi 3D gratis untuk semua pengguna. Bahkan meski tersedia gratis, Blender menyediakan beragam bentuk layanan serta fitur untuk mempermudah pengguna dalam membuat animasi.
  • Open Source. Selain gratis, Blender ini juga bersifat open source. Dalam artian, pengguna dapat dengan bebas memodifikasi software sesuai kebutuhan yang diinginkannya. Baik untuk keperluan pribadi maupun komersial, asalkan sesuai dengan ketentuan GNU (General Public License) yang ditetapkan Blender.
  • Multi Platform. Blender juga tidak hanya dapat digunakan pada sistem operasi Windows saja, melainkan juga terdapat pada sistem operasi MacOS dan Linux. Dengan begitu pengguna mampu membuka file menggunakan Blender versi mana pun tanpa ada perubahan.
  • Fitur lengkap. Blender dapat dikatakan memiliki serangkaian fitur yang cukup lengkap dibandingkan dengan software animasi 3D serupa. Sebagai bukti lengkapnya fitur dalam Blender adalah tersedianya fitur Video Editing, Game Engine, dan Sculpting.
  • Update. Meski terbilang sebagai software animasi 3D gratis, nyatanya Blender terus menyediakan rilis versi terbaru yang dapat digunakan secara gratis untuk semuanya. 

Kekurangan

  • GUI sulit dipahami. Saat pertama kali penulis membuka Blender, hal yang penulis rasakan adalah GUI yang lumayan sulit untuk dipahami. Karena dalam tampilan tersebut, tersedia banyak sekali tool-tool yang tertata secara berurutan. Terlebih untuk pengguna baru, tentu akan membutuhkan pengetahuan dasar dalam penggunaannya.
  • Tool tidak lengkap. Ketika berbicara mengenai Tool yang tidak lengkap dalam Blender, tentu sangat wajar. Karena software ini tidak berbayar sama sekali alias GRATIS. Jadi tidak heran jika tool yang disediakan tidak lengkap dibandingkan software animasi berbayar lainnya.

Akhir Kata,

Dari ulasan singkat yang dapat penulis berikan di atas dapat disimpulkan, bahwa Blender merupakan sebuah perangkat lunak yang berfungsi untuk membuat animasi 3D. Sementara itu dengan kelebihan yang dimiliki oleh Blender, memungkinkan pengguna dapat membuat Game 3D. Perlu diingat kembali, bahwasanya Blender ini tersedia gratis dengan sumber terbuka untuk siapa saja. Di samping itu, Blender juga mendukung di beberapa sistem operasi populer seperti Windows, mac OS, Linux, dan FreeBSD.

Itulah ulasan singkat yang dapat saya berikan mengenai pengertian Blender beserta fungsi, kelebihan dan kekurangannya. Apabila ada pertanyaan atau tanggapan mengenai pembahasan di atas, silakan tulis melalui kolom komentar di bawah ini. Terima kasih dan selamat mencoba!